5 Tips Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik

4 min read

Bagaimana Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik
Bagaimana Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik
photo via prelo

Saya ingin berubah…

Itu yang kata kata yang sering saya gumamkan, saya juga beberapa kali berpikir tentang cara mengubah diri saya sendiri. Saya yakin Anda juga sedang meng khawatirkan itu sekarang.

Alasan kita ingin berubah bisa beragam setiap orang, mungkin karena merasa menjadi manusia yang tidak berguna, patah hati, ada masalah di pekerjaan, atau mungkin juga masalah hubungan antar manusia.

Saya sering merenung dan mengatakan “Harusnya saya bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi”. Namun kata kata itu hanya menjadi angan angan.

Mungkin sudah banyak tulisan yang mengulas cara untuk mengubah diri sendiri, namun saya yakin banyak yang sedang bingung cara mana yang tepat. Karena dengan mengetik “cara untuk berubah” pasti banyak hal yang akan anda temui di internet.

5 Tips Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik

Namun cara yang akan saya bagikan kali ini adalah teknik yang sudah teruji dan banyak orang yang sudah berhasil mengubah diri mereka dengan teknik ini, dan kali ini akan saya bagikan kepada Anda.

Tentu saja teknik ini berhasil saya lakukan, tidak hanya kepada saya, tapi juga banyak cerita dari kolega dan teman saya juga yang berhasil berubah dengan cara ini.

Sebentar lagi saya akan memperkenalkan metode yang mudah untuk Anda terapkan agar bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi, Silahkan anda praktekkan dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga bermanfaat.

1. Jangan Salahkan Orang Lain atau Keadaan

Jangan Salahkan Orang Lain atau Keadaan
photo via sachinmettal.com

Kadang secara sadar atau tidak, kita sering sekali melakukan tindakan ini, kalau kita gagal atau ada masalah maka cari kambing hitam agar kita tidak bersalah sepenuhnya terhadap kegagalan tersebut.

Apapun yang kita gunakan untuk kambing hitam, baik orang lain atau keadaan itu sebenarnya tidak benar, hanya untuk menghibur diri kita saja.

Meskipun dengan hiburan kecil itu kita tidak mendapatkan apapun, hanya mendapatkan sedikit perlindungan dari kegagalan kita yang harusnya menjadi tanggung jawab kita.

Dengan menyalahkan orang lain atau keadaan, kita menjadi manusia yang sombong dan tidak mau untuk berbenah. Seolah kita tidak lepas tanggung jawab dan cuci tangan terhadap masalah yang sedang kita alami.

Saya tersadar akan hal ini ketika saya mengikuti banyak seminar pengembangan diri, bahwa tidak seharusnya kita mengkambing hitamkan sesuatu atau seseorang.

Karena hidup kita 100% meruapakan tanggung jawab kita.

Meskipun sedang ditipu, disakiti, dihina ataupun hal menyedihkan lainya, cobalah untuk menerima dan berdamai dengan diri sendiri, setelah itu kita akan dibukakan jalan yang lebih cerah untuk keluar dari permasalahan tersebut.

Pada saat kita dihina orang, dan kita marah. Maka itu adalah salah kita sendiri kenapa memilih marah, padalah ada opsi untuk memaafkan.

Dengan pola pikir seperti itu, saya yakin kita akan lebih nyaman dalam menjalani kehidupan karena tidak memiliki ketergantungan terhadap pendapat orang lain. Setelah hal ini tertasi barulah kita beranjak ke langkah selanjutnya untuk berubah.

2. Ubah Kebiasaan, Bukan Ubah Karakter

Ubah Kebiasaan Buruk, Bukan Ubah Karakter
photo by suara.com

Hal ini adalah kesalahan besar yang sering dialami oleh mereka yang ingin merubah dirinya, yaitu ingin mengubah karakternya.

Tidak sedikit orang introvert yang berfikir untuk mengubah dirinya menjadi seorang yang extrovert.

Saya dulu juga sering bermasalah dengan hal ini, dan saya membenci diri saya yang tak kunjung bisa berubah. Namun suatu ketika, saya menyadari satu hal. Saya tidak perlu mengubah sifat introvert saya.

Lalu mulai darimana saya berubah ? Pertama saya mencoba untuk mengubah kebiasaan yang sudah saya lakukan setiap hari, karena perubahan harus diawali dengan apa yang mampu saya lakukan.

Contoh paling simple nya adalah bangun lebih awal 10 menit setiap hari, dan pada hari sabtu, minggu saya keluar rumah dan berjalan jalan selama sepuluh menit.

Hal tersebut saya lakukan karena biasanya saat hari libur, yang saya lakukan hanyalah guling guling di kamar sambil melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat.

Memang terkadang saat memulai pasti susah untuk bangun lebih pagi, namun cobalah dengan berfikir hal yang sederhana, misalnya berusaha untuk bangun lebih awal untuk “satu hari ini”.

Jika dalam satu hari tesebut kita dapat melewatinya dengan sukses, maka untuk besuk kita tinggal mengulang kebiasaan tersebut, sampai suatu saat menjadi sebuah habbits kita yang baru.

Setelah kita mampu mengubah kebiasaan kita dari yang buruk menjadi kebiasaan yang lebih baik, maka langkah selanjutnya adalah mengubah lingkungan.

Hal ini akan kita bahas di bab selanjutnya.

3. Pindah Ke Lingkungan Yang Lebih Baik

Pindah Ke Lingkungan Yang Lebih Baik
photo via zdnet.com

Sudah menjadi rahasia umum, lingkungan sangat berpengaruh terhadap perilaku dan kebiasaan seseorang.

Itulah mengapa sangat penting untuk mengubah lingkungan, baik lingkungan kerja atau lingkungan kita hidup jika memang diarasa lingkungan kita saat ini tidak mendukung kemajuan kita.

Saya berikan contoh :

Saya secara pribadi tidak pernah memaikan game online dan tidak pernah tertatik dengan yang namanya game online, namun suatu hari saya mengunjungi teman saya yang semuanya memainkan game online mobile.

Awalnya saya tidak ingin mengikuti kebiasaan tersebut, tetapi karena ingin bergabung dengan mereka untuk senang senang. Akhirnya saya pun menginstall game online dan main bersama mereka.

Dan ada masa dimana saya sangat kecanduan dengan game online tersebut, akhirnya banyak sekali waktu saya yang terbuang untuk game, padahal seharusnya masih banyak hal positif yang dapat saya lakukan dengan waktu tersebut.

Memang tidak selamanya bermain game online itu buruk, terkadang juga bisa disebut hal yang positif, namun bagi saya waktu itu “meninggalkan game online” adalah hal yang sangat positif dan membuat waktu saya lebih bermanfaat.

Alhamdhulillah saat ini saya sudah tidak kecanduan game online, meski kadang kadang masih main, untuk hiburan bukan untuk menghabiskan sebagian besar waktu saya.

Begitu pula dengan kebiasaan lainya, begitu mudah menular kepada kita.

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Seperti itulah kita sebagai manusia, pengaruh lingkungan sangatlah kuat dalam mempengaruhi diri kita.

Jika saat ini anda ingin berubah dari kebiasaan buruk, maka sangat susah untuk berubah jika tetap berada di tempat yang sama. Mulailah berfikir untuk ber hijrah dan mengubah lingkungan sekitar anda.

4. Hadapi Masalah, Jangan Kabur

Hadapi Masalah, Jangan Kabur
photo via flexjobs

Setiap orang memiliki masalah dalam hidup nya, mulai dari masalah yang ringan sampai masalah yang berat.

Dan masalah adalah hal yang pasti dialami oleh manusia yang masih hidup, jadi selama hidup ini pasti selalu ada masalah yang silih berganti.

Untuk masalah kecil, mungkin kita sudah terbiasa untuk menghadapinya, namun untuk masalah yang cukup besar kadang ingin membuat kita kabur dari masalah tersebut.

Nah, jika ingin mengubah diri menjadi lebih baik, cobalah untuk tetap tenang saat masalah datang, dan hadapi masalah yang ada tersebut, sebesar apapun masalah itu.

Saya yakin, semua orang pasti mampu untuk menghadapi semua masalah yang dialami, karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang diluar batas kemampuan hamba Nya.

Yakinlah setelah masalah tersebut kita selesaikan, ada hal luar biasa dan masa depan yang baik akan kita peroleh.

5. Jangan Menunda, Segera Action Setelah Belajar

Jangan Menunda, Segera Action Setelah Belajar
photo via oldpathsjournal.com

Pada saat saya ingin mengubah diri saya menjadi orang yang lebih baik lagi, hal lain yang saya lakukan dan rutinkan adalah membaca buku buku pengembangan diri.

Namun seberapa banyak buku yang kita baca tidaklah menjadi tolok ukur berubahnya diri kita ke jalan yang lebih baik.

Namun indikator nya adalah praktek setelah menerima ilmu yang kita baca, karena jika kita hanya membaca buku tersebut dan menyukai isinya, tidak akan mengubah apapun dari diri kita.

Semakin banyak kita mempraktekkan ilmu yang kita baca, semakin berkembang kualitas diri kita. Selama ilmu yang kita peroleh itu positif.

Kesimpulan

Setiap orang pasti memiliki titik jenuh dalam menjalani sesuatu, dan saat itu sudah Anda rasakan, maka saat itulah saat yang tepat untuk berubah dan mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sekian dari saya, semoga artikel tentang 5 Tips Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik ini bisa bermanfaat untuk Anda, dan sampai jumpa di artikel Kiseki selanjutnya.

Terima kasih telah membaca 🙂